Sabtu, 10 Desember 2011

HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALA M PEMBUATAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN (CATATAN PRIBADI DARI LOMBA MULTIMEDIA LPMP 2011)

Sebuah kesempatan untuk kembali belajar mengenai multimedia pembelajaran saya peroleh dari LPMP Provinsi Jawa Tengah, yaitu dengan masuknya nama saya dalam 35 besar peserta Pemilihan Guru Berprestasi dalam Pembuatan Bahan Ajar Mandiri Berbasis Komputer atau yang secara mudah sering disebut dengan Lomba Multimedia.

Dari presentasi beberapa peserta sampai dengan tadi malam dan beberapa masukan dewan juri diperoleh beberapa catatan penting yang harus kita perhatikan dalam pembuatan multimedia pembelajaran, di antaranya :

1.       Multimedia Pembelajaran Berbasis Flash
Bagi para sahabat yang membuat multimedia pembelajaran menggunakan Flash sebaiknya menyertakan file Sourcenya (bentuk  fla). Hal ini untuk menunjukkan bahwa karya kita memang bukan sebatas produk tetapi benar-benar ada proses pembuatannya.

2.       Multimedia Pembelajaran Berbasis Web
Yang menarik dari lomba kali ini adalah beberapa peserta membuat multimedia pembelajaran berbasis web. Jika kita membuat multimedia pembelajaran berbasis web maka perlu diperhatikan ketersediaan jaringan internet siswa/usser/pengguna untuk menggunakannya secara online. Sehingga, perlu dibuatkan versi offline-nya.

3.       Pengemasan/burning  CD
Tidak sedikit peserta yang “keteteran” ketika presentasi manakala video atau animasi ataupun sound yang dimasukkan dalam multimedia pembelajaran ternyata tidak berjalan seperti yan diinginkan. Sebagian besar hal ini dikarenakan ketidakcermatan kita dalam mengemas/burning CD. Prinsipnya adalah dalam pembuatan multimedia pembelajaran sebaiknya semua fle yang kita masukkan dalam multimedia pembelajaran(video/sound/animasi)  kita  letakkan dalam satu folder dengan karya multimedia pembelajaran kita(ppt/pps/exe/swf).

4.       Penambahan video dalam multimedia pembelajaran
Jika kita menyisipkan video pada multimedia pembelajaran yang kita buat sebaiknya video tersebut benar-benar buatan kita sendiri. Hal ini sangat mungkin kita lakukan, salah satunya degan merekam percobaan-percobaan sederhana ataupun demonstrasi yang sering kita lakukan di kelas. Mengingat berbagai media perekan video semakin mudah kita dapatkan, baik menggunakan handycam, camera digital, maupun menggunakan handphone.

5.       Penambahan skip pada intro yang terlalu panjang
Sebagaian dari kita suka menambahkan intro di awal multimedia pembelajaran yang kita buat. Tentu nggak ada salahnya, bukan?   Karena itu merupakan salah satu daya tarik multimedia pembelajaran yang kita buat. Tetapi, perlu diingat dalam penambahan intro ini adalah kita sediakan tombol/menu skip intro jika intro tersebut dirasa terlalu panjang. Sehingga, pengguna/usser bisa dengan mudah menuju menu utama multimedia pembelajaran kita tanpa terlalu lama menunggu intro tersebut selesai.

6.       Penambahan Back Sound
Sebagian besar dari kita senang menambahkan back sound berupa lagu tertentu yang mengiringi setiap tampilan multimedia pembelajaran kita. Ternyata, melalui beberapa penelitian diketahui bahwa tidak semua jenis lagu mendukung siswa dalam belajar menggunakan multimedia pembelajaran yang kita buat. Oleh karena itu, jika kita hendak menambahkan back sound/lagu dalam  multimedia pembelajaran sebaiknya  betul-betul kita pilih yang mendukung multimedia pembelajaran kita. Apalagi kalau kita ingat, selera atau kesukaan lagu setiap orang pasti berbeda-beda.

Itulah beberapa catatan yang bisa saya share melalui posting kali ini. Semoga dengan berbagi bisa semakin meluas kemanfaatan acara ini.


Saat subuh.............Sambil menunggu jatah presentasi
Semarang, 11 Desember 2011

0 komentar:

Posting Komentar


Top